Walaupun Hari Raya Idul Fitri sudah berlalu tiga pekan, namun tidak mengurangi niat puter pelung mania Bangkalan untuk menggelar ajang halal bihalal antar puter pelung mania. Seperti gelaran Latber Halal Bihalal AG Bird Farm Bangkalan, pada Minggu 12 Apri 2026. Acara tersebut dimotori oleh H. Alif M. Nur, pemilik dari AG Bird Farm Bangkalan.


Kegiatan dipusatkan di Gantangan AG BF Bangkalan Jl Pertahanan No. 191 Bancaran – Bangkalan, sukses membangun tali silaturahim antar sesama puter pelung mania dengan saling ma’af mema’afkan. Latber Halal Bihalal hanya membuka satu kelas yakni kelas Bebas. Puluhan penghobi puter pelung hadir menyemarakkan kegiatan tersebut.
Peserta datang dari Pamekasan, Sampang, Ketapang, Tanjung Bumi , Blega, dan Bangkalan. “Alhamdulillah hari ini kami bisa kembali mengadakan kegiatan silaturahmi sekaligus gantang bareng bersama puter pelung mania Bangkalan dan sekitarnya dalam agenda Latber Halal Bihalal,” terang H. Alif M. Nur, pemilik dari AG Bird Farm Bangkalan.

Keinginan panitia untuk bisa terus mengumpulkan para mania puter pelung di lokasi acara, menjadi salah satu usaha yang patut untuk diapresiasi. Betapa tidak, di tengah semakin jarangnya agenda serupa, H. Alif M. Nur terus berusaha menghidupkan hobi anggungan puter pelung.
Memang dibutuhkan sebuah perhatian khusus agar hobi bisa terus jalan dan tidak sampai mandek di tengah jalan. “Setelah libur panjang selama bulan puasa dan berlanjut hari Raya Idul fitri, kini kami bisa ngumpul lagi di latber halal bihalal untuk bisa saling bermaaf-maafan jikalau diantara kita ada salah-salah sehingga ke depan hubungan yang baik selama ini akan bisa terus terjalin dengan bagus,” ucap H. Alif M. Nur.

“Selain itu, momen latber seperti ini bisa sekaligus digunakan sebagai ajang pemanasan dan seleksi burung-burung muda yang ada untuk bersiap-siap menuju gelaran lomba yang lebih besar lagi. Burung yang bakal diturun di ajang event lomba musti diketahui dengan jelas kualitas suaranya,” ujar H. Alif.


“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan perhatian, dukungan dan kehadiran sehingga kegiatan hari ini bisa sesuai harapan,” jelas H. Alif. Diharapkan ke depan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa lebih mendapatkan dukungan dan perhatian yang lebih besar lagi.

Meski hanya membuka khusus kelas Bebas saja. Namun persiangan antar jago-jago muda yang hadir dari berbagai kota di madura. Terlihat cukup ramai, ketat dan seru. Karena masing-masing jago muda, berusaha keras untuk bisa meraih posisi terdepan. Buktinya, begitu peluit tanda babak pertama dibunyikan.
Suasana arena Latber Halal Bihalal AG Bird Farm Bangkalan tersebut pun menjadi ramai, oleh suara anggung merdu yang dilepas jago-jago muda yang digantang. Persaingan untuk bisa mendapat nilai tertinggi dari kru juri yang bertugas berlangsung sengit hampir di setiap babak yang berlangusng selama empat babak.

Dengan uang pendaftaran cukup terjangkau, hanya 25 ribu rupiah , piala, piagam, dan sembako siap dibawa pulang sang juara. Hampir satu gantangan dipenuhi burung puter pelung yang bertarung tepat pukul 9.30 WIB. Cuaca cerah yang mengawal acara hingga selesai mmebuat persaingan menjadi juara menjadi sangat seru.

Walaupun hanya sekelas latberan, persaingan tetap berjalan sengit. Terlebih lagi hadirnya jago-jago dari luar Bangkalan. Para jawara ini sama-sama punya kualitas anggungan yang istimewa. Namun yang menentukan untuk menjadi yang teratas adalah kinerja di lapangan.

Sehingga juri memiliki peran yang sangat vital dan menjadi kunci utama bukan sekedar memberikan penilaian suaranya tetapi jangan sampai suara yang dikeluarkan dengan sempurna tidak terhitung sehingga ketinggalan dari yang lain. Seperti yang diperlihatkan burung yang ada di gantangan 5, 11, dan 29 dengan menampilkan suara terbaiknya disusul gantangan 10 dan 25.
Akhirnya setelah menuntaskan empat babak penilaian, Putin milik Waris dari Pamekasan sukses memetik kemenangan. Burung bergelang Joko Tingkir 48 yang ada di gantangan 29 dinobatkan jadi juara setelah mengoleksi bendera lima warna tiga kali.

Disusul oleh Pesse Pole besutan H. Mol Sampang, burung bergelang Barata 746 yang ada di gantangan 11raih bendera lima warna dua kali rebut juara kedua. Di posisi ketiga disabet Mawar milik H. Zahrony Tanjung Bumi. Burung puter pelung dengan ring AG 6 juga meraih bendera lima warna dua kali namun kalah di nilai aduan sehingga harus puas di posisi ketiga. (Ramlee/AG)
