Pengcab PPDSI Sukoharjo sukses menggelar Latber Rukun Makmur, pada Minggu 5 Juli 2026. Menempati lokasi yang sama, yakni di Lapangan Sukoharjo Kel. Kwarasan Grogol Kab. Sukoharjo. Kegiatan ini berhasil terselenggara dengan tertib dan lancar tanpa hambatan sebagai wujud eksistensi hobi derkuku yang ada di Sukoharjo.




Panitia hanya membuka dua kelas, yakni kelas Pemula dan Bebas. “Alhamdulillah hari ini kami mengadakan kembali Latber bersama teman-teman di Sukoharjo. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat,” terang H. Nur Ali Sasongko selaku Ketua Pelaksana.

Menurut H. Nur Ali Sasongko, kegiatan tersebut tidak berbeda dengan kegiatan yang rutin diselenggarakan sebelumnya. Semua dilakukan sesuai dengan apa yang sudah menjadi kebiasaan dan sudah dijalankan selama ini. “Ini acara kumpul-kumpul para penghobi, biar ada semangat bagi teman-teman tetap mau main derkuku,” sambung H. Nur Ali Sasongko.
Even ini dimaksudkan untuk lebih memberikan kesempatan kepada dekoe mania yang ingin tetap bisa menyalurkan hobinya dan juga sebagai ajang pemanasan sebelum tarung di arena yang lebih besar. Meski hanya berupa Latihan Bersama (LatBer), namun semangat dekoe mania tetap luar biasa.

Beberapa penggila lomba memanfaatkan moment tersebut sebagai ajang untuk mempersiapkan amunisi miliknya yang akan unjuk kebolehan dalam kegiatan Akbar Liga Derkuku Indonesia Putaran ke-3 Bengawan Solo Cup yang akan dihelat pada Minggu, 19 Juli 2026 di Lapangan Gawanan Colomadu – karanganyar.


H. Nur Ali Sasongko selaku Ketua Pengcab PPDSI Sukoharjo menuturkan bahwa kegiatan ini juga untuk memberikan kesempatan kepada dekoe mania dalam melakukan persiapan sebelum tanding. “Latber Rukun Makmur ini sekaligus memberikan kesempatan dan persiapan pada dekoe mania sebelum turun di lomba LDI Bengawan Solo Cup,” jelas H. Nur Ali Sasongko.

Dengan adanya kegiatan seperti ini diharapkan penggila lomba sudah memiliki pandangan seputar kesiapan sang amunisi untuk menghadapi lawan berat. Jatmiko pemilik JAT BF Solo yang ikut mempersiapkan Bengawan Solo Cup, mengatakan hal yang sama. “Mumpung masih ada waktu, makanya kegiatan ini kami gunakan untuk persiapan menuju agenda LDI di Solo.” Kegiatan ini memang menjadi pilihan peserta untuk melakukan persiapan menuju ajang yang lebih bergengsi.
Beberapa dekoe mania yang hadir juga mengatakan hal yang senada. “Kami turun untuk memastikan saja kesiapan jago-jago sebelum turun di LDI Solo. Setidaknya kami sudah punya catatan untuk melakukan langkah terbaik buat gaco-gaco kami sebelum turun di LDI.” Dari catatan panitia, peserta yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut berasal dari Solo, Karanganyar, Kartasura, Boyolali, dan Sukoharjo sendiri.

LatBer Rukun Makmur ini selain untuk melatih mental dan kualitas jago-jago derkuku milik Dekoe Mania Sukoharjo dan sekitarnya, juga untuk menggembleng (melatih) Juri-Juri muda (calon Juri) yang nantinya diharapkan bisa meneruskan tugas penjurian. Siswo selaku Juri Nasional dengan tekun memberikan arahan serta membimbing dan menularkan ilmunya kepada Juri-juri muda tersebut.

“Saya berharap Pak Siswo sebagai Jurnas (pembimbing), dapat mengarahkan Juri-juri muda ini semaksimal mungkin. Agar nantinya mereka menjadi juri-juri yang berkualitas,” tandas H. Nur Ali Sasongko. Semua peserta yang hadir, betul-betul memahami dan mendukung agenda Pengcab Sukoharjo bersama Pengcab Surakarta ini.

Acara berlangsung seru dan lancar. Cuaca panas dan diselingi mendung, mengawal acara dari awal hingga akhir. Empat babak penjurian berlangsung dalam suasana nyaman tanpa gangguan. Sejak peluit babak pertama dimulai sampai babak keempat berakhir semua peserta terlihat sangat kondusif saat mengawal jagonya.
Semua mengikuti penilaian dari babak per babak dengan tenang, hingga penentuan posisi kejuaraan diumumkan. Untuk kelas Bebas, podium pertama berhasil menjadi milik Mr. Wow amunisi Wawan dari Solo Baru, derkuku bergelang B2W 3943 yang dikerek pada nomor 48.

Tempat kedua berhasil direbut Golden Star debutan Eko LMS Solo, derkuku ternakan LMS 639 yang berada di nomor kerekan 3. Dan tempat ketiga diraih Cleopatra orbitan Wagiman dari Solo, derkuku bergelang GSM 1827 yang ada di kerekan nomor 42.
Untuk juara pertama, kedua dan ketiga di kelas Pemula, berhasil diboyong produk BS62 Bird Farm Solo lewat aksi Densus 62 yang dikerek pada nomor 14 berhasil menjadi yang terbaik pertama. Lalu Lintang yang dikerek pada nomor 5 sebagai peraih juara kedua. Dan Bintang yang ada dikerekan nomor 12 jadi juara ketiga.

Kepada para pemenang hari itu, H. Nur Ali Sasongko mengucapkan selamat. Usaha yang sudah dilakukan setiap hari dalam merawat burung akhirnya membuahkan hasil maksimal di lapangan dan sukses meraih juara. Namun bagi peserta yang belum beruntung meraih juara karena burungnya kurang kerja, diharapkan tidak berkecil hati. Karena, masih ada kesempatan di event-event berikutnya untuk bisa merebut juara. (Ramlee/Jat)

