Hamster Roborovski (Phodopus roborovskii) atau sering disebut “Robo”, merupakan jenis hamster terkecil, tercepat, dan paling aktif yang sering dijadikan hewan peliharaan. Hamster Roborovski pertama kali ditemukan pada 1894 oleh Letnan Roborovski dan Koslor. Hamster roborovski kini menjadi salah satu jenis hamster yang banyak digemari. Pasalnya, jenis hamster ini mempunyai berbagai keunikan, baik pada fisik maupun sifatnya.





Bagi pecinta hewan pasti tidak asing lagi dengan hewan bernama hamster. Hamster, adalah hewan yang termasuk ke dalam hewan pengerat, seperti tikus. Hamster adalah hewan soliter atau teritorial, jika dijadikan dalam satu kandang satwa ini akan stress, berkelahi dan melukai satu sama lain.
Orang mengenal hamster sebagai hewan peliharaan. Hewan ini banyak disukai oleh semua kalangan baik anak-anak, dewasa, pria, maupun wanita. Hamster menjadi salah satu hewan peliharaan kecil yang populer karena ukurannya mungil, perawatannya relatif sederhana, dan tingkah lakunya yang aktif.

Namun tidak semua jenis hamster memiliki karakter yang sama. Beberapa jenis lebih jinak dan mudah dirawat sehingga cocok untuk pemula, sementara lainnya cenderung lebih agresif atau sulit dipegang. Hamster termasuk ke dalam subfamili Cricetinae. Subfamili ini terbagi ke dalam sekitar 19 spesies, yang diklasifikasikan ke dalam enam atau tujuh genus.
Baca juga : Hamster, Hewan Peliharaan yang Mempunyai Tingkah Lucu
Sedikitnya ada 20 jenis hamster di seluruh dunia yang tersebar di wilayah gurun, dataran, bukit pasir, dan ladang pertanian. Spesies yang paling populer untuk hewan peliharaan adalah hamster emas atau Syrian (Mesocricetus auratus). Selain itu, ada hamster yang berukuran kerdil.

Di seluruh dunia terdapat sekitar tujuh subspesies hamster kerdil. Diantaranya, Robo atau Roborovski, Hamster Kerdil China, Hamster Kerdil Abu-abu, dan Hamster Kerdil Campbell’s. Hamster roborovski merupakan subspesies paling kecil dari jenis hamster kerdil. Hamster Roborovski, adalah hamster tercepat dan paling gesit di antara yang lain.
Hamster ini berasal dari Mongolia dan berbagai wilayah Cina utara sehingga sering disebut hamster mongol. Habitat alami hamster Roborovski berada di wilayah gersang di Asia Tengah, khususnya di Gurun Gobi, padang pasir Mongolia, serta wilayah Tiongkok Utara.

Karena lingkungan asalnya ini, hamster Roborovski sering juga dijuluki sebagai “Hamster Gurun”. Selain di Mongolia dan Tiongkok, hamster Roborovski juga ditemukan di wilayah Kazakhstan (seperti cekungan Danau Zaysan) dan Republik Tuva di Rusia. Hamster Roborovski menghuni area dengan pasir lepas dan vegetasi yang jarang.
Hamster ini cenderung menghindari wilayah dengan tanaman yang sangat lebat atau tanah liat yang keras. Di alam liar, spesies ini hidup di ketinggian antara 1.200 hingga 1.450 meter di atas permukaan laut. Hamster Robo termasuk penggali yang handal. Hamster Roborovski tinggal di dalam liang atau terowongan bawah tanah dengan kedalaman berkisar antara 50 hingga 150 cm (beberapa sumber menyebutkan hingga 200 cm).

Meskipun berasal dari daerah subtropis yang gersang, di habitat aslinya hamster Roborovski lebih suka tinggal di dalam lubang tanah yang suhunya relatif stabil dan sejuk, sekitar 23–25 °C. Hamster in ini sangat adaptif terhadap lingkungan kering (stepa dan gurun) karena mampu menghemat penggunaan air dalam tubuh secara efisien.
Baca juga : Mengenal Kelinci Hewan Peliharaan yang Menggemaskan
Hamster Roborovski mempunyai ukuran tubuh mungil, cuma sekitar 4–5 cm pas dewasa dengan berat hanya sekitar 20–25 gram. Mungkin itu yang membuat hamster Roborovski super lincah dan susah diam. Hamster satu ini memiliki ukuran ekor yang sangat pendek, bahkan hampir tidak terlihat.

Mata hamster Roborovski yang bulat dan besar menjadi ciri khas tersendiri dari hewan kecil ini. Yang paling khas, hamster Roborovski punya dua lingkaran putih di atas mata yang bikin wajahnya kelihatan kayak punya alis ekspresif. Umumnya hamster Roborovski mempunyai dua varian warna utama, yakni White Face (muka putih) dan Brown Face atau Agouti (muka cokelat).
Hamster ini juga memiliki kumis yang lebih banyak dibandingkan jenis hamster lain. Tubuhnya berbentuk peluru dengan kaki belakang yang panjang untuk berlari cepat. Kakinya tertutup oleh rambut halus yang berfungsi melindungi dari suhu permukaan pasir yang ekstrem serta memudahkannya berlari di atas pasir panas.

Sama seperti berbagai jenis hamster lainnya, hamster Roborovski mempunyai gigi yang terus tumbuh. Namun biasanya giginya tidak tajam dan tumpul. Hamster roborovski mempunyai sifat yang unik, yakni cenderung senang menjelajahi lingkungan sekitar. Hamster Roborovski bersifat krepuskular, yang berarti paling aktif saat fajar dan senja.
Hamster Roborovski dikenal sangat jarang menggigit. Meskipun tidak agresif, satwa ini cenderung takut pada manusia dan sulit dijinakkan untuk interaksi fisik karena kecepatannya. Sifat berbeda dengan hamster Syrian yang soliter, hamster Robo dapat hidup berpasangan atau berkelompok jika disatukan sejak usia dini. Karena sifatnya yang aktif banget, hamster ini lebih cocok buat pawrents yang senang mengamati anabulnya berlarian ke sana-sini daripada sering menggendong.

Hamster Roborovski adalah hewan omnivora, yang berarti di habitat alaminya mereka mengonsumsi kombinasi bahan nabati dan hewani. Di alam liar, diet mereka sebagian besar terdiri dari biji-bijian (sekitar 80%), yang dilengkapi dengan serangga kecil dan bagian tanaman lainnya. Meskipun porsinya lebih sedikit dibandingkan biji-bijian, protein hewani (serangga) sangat penting untuk nutrisi lengkap hamster ini.
Baca juga : Ferret, Hewan Peliharaan Lucu Menggemaskan Berharga Mahal
Roborovski adalah hamster yang sangat romantis dan sayang satu sama lain. Jika hamster roborovski tinggal bersama-sama pada usia dini, hamster ini akan tidur bersama-sama, makan dan bermain bersama-sama pula. Hamster Roborovski sebenarnya sudah mencapai kematangan seksual pada usia 4 hingga 5 minggu.

Masa kehamilan hamster Roborovski berkisar antara 20 hingga 22 hari. Angka ini adalah salah satu yang paling lama dibandingkan jenis hamster kerdil lainnya. Induk Roborovski umumnya menghasilkan 3 hingga 6 ekor bayi, meskipun dalam beberapa kasus bisa berkisar antara 3 hingga 9 ekor. Bayi yang baru lahir berbobot sekitar 1 gram, lahir dalam kondisi mata tertutup, tidak berbulu, dan sangat rentan.
Di alam liar, Roborovski berkembang biak secara musiman, biasanya antara bulan April hingga September (atau Februari hingga Oktober). Di penangkaran, hamster Roborovski peliharaan dapat berkembang biak sepanjang tahun tanpa mengenal musim karena suhu hangat yang stabil. Induk betina memiliki siklus estrus (masa subur) setiap 4 hingga 6 hari sekali dan bisa langsung kawin lagi sesaat setelah melahirkan.

hamster Roborovski saat ini diklasifikasikan sebagai Risiko Rendah (Least Concern / LC) menurut Daftar Merah IUCN (IUCN Red List). Spesies ini dianggap umum dan tersebar luas di seluruh dunia. Rentang habitat aslinya dengan jumlah populasi yang saat ini dinilai stabil. Hingga saat ini, belum ada hukum nasional atau pembatasan impor khusus yang melindungi spesies ini secara ketat karena populasinya yang masih melimpah. (Ramlee)
