Minggu pagi, 19 April 2026, Lapangan P3SI Pengda Nganjuk, Sombron Kec Loceret Nganjuk, diramaikan oleh kehadiran penghobi anggungan perkutut lokal irama. Mereka hadir dalam rangka memenuhi undangan panitia Latber Perkutut Lokal Asli Irama dan Perkutut Warna.

“Hari ini kami kembali menggelar acara Latber Perkutut Lokal Asli Irama dan Perkutut Warna,” tutur Didik Sugeng Ariyadi penggagas acara sekaligus Ketua Panitia. “Event ini sebenarnya sudah beberapa kali tertunda, Alhamdulillah hari ini akhirnya bisa terlaksana.”

Penghobi dari Ponorogo hadir dengan beberapa burung gacoannya

Panitia membuka dua kelas yakni kelas Perkutut Lokal Asli dan kelas Perkutut Warna. Antusias peserta terbilang luar biasa, latber ini juga mampu menarik perhatian peserta dari luar kota Nganjuk. Buktinya, beberapa peserta dari Tuban, Ponorogo, dan Kediri, ikut hadir untuk mensukseskan ajang Latber Perkutut Lokal Asli Irama dan Perkutut Warna tersebut.

Meskipun gantangan yang disediakan tidak penuh terisi, namun dukungan para mania membuat panitia gembira. “Alhamdulillah dukungan dari rekan-rekan masih tetap tinggi. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas apa yang sudah diberikan,” ucap Didik.

Para peserta bersiap menaikkan burung jagoannya

“Pada lomba kali ini ternyata rekan-rekan tetap semangat hadir meskipun beberapa kali sempat tertunda dengan membawa serta gacoannya,” tambah Didik. “Ternyata rekan-rekan sudah rindu untuk menampilkan kembali gaco-gaconya di atas tiang gantangan.”

Momen ini juga sekalian dimanfaatkan sebagai ajang temu kangen dan silaturahmi serta halal bihalal, karena bisanya ketemu di lapangan saat ada acara seperti ini. Didik mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya sudah diusahakan untuk terus terjadi secara berkesinambungan.

Cuaca cerah mengawal acara hingga usai

“Kami sebenarnya sudah upayakan kegiatan ini berjalan secara kontinyu. Kalau bisa ya setiap bulan selalu ada kegiatan agar penghobi perkutut lokal asli irama disini bisa terus menyalurkan hobinya,” jelas Didik. “Biar hobi perkutut lokal asli irama di Nganjuk dan daerah sekitarnya tetap eksis.”

Namun beberapa kali acara yang sudah diagendakan secara matang harus gagal terlaksana dengan berbagai kendala yang ada. “Karena sebenarnya penghobi burung perkutut lokal asli irama di Nganjuk juga banyak, tidak kalah dengan burung anggungan lainnya.” lanjut Didik.

Para pecinta perkutut lokal asli irama menikmati jalannya lomba

Kehadiran gaco-gaco dari luar kota menambah persaingan menuju juara. Acara pun akan berjalan ramai, ketat, dan seru. Karena masing-masing jago yang ada, berusaha keras untuk bisa meraih posisi terdepan. Jalannya lomba pun terasa semakin gayeng.

Begitu peluit tanda babak pertama dibunyikan. Suasana arena latber pun menjadi ramai oleh suara anggung merdu yang dilepas jago-jago yang ada di atas tiang gantangan. Persaingan sengit untuk bisa mendapat nilai tertinggi dari kru juri yang bertugas terjadi hampir di setiap babak penilaian.

Peserta dari Tuban semakin exsis main di perkutut lokal irama

Cuaca cerah mendukung kegiatan tersebut. Empat babak penjurian berhasil dilakukan tanpa ada kendala. Sampai akhirnya ditetapkan posisi kejuaran. Untuk kelas Lokal Asli, podium pertama berhasil menjadi milik Cobra, amunisi Agus B Nganjuk, yang dikerek pada nomor 15.

Bopo Wiro Crumo andalan Dwijo Tuban yang menempati tiang gantangan nomor 6 sukses rebut posisi kedua setelah bertarung ketat dengan sang juara. Tempat ketiga dimenangkan Bodrex orbitan Ridwan Ponorogo, yang berada di tiang kerekan nomor 10.

Para juara berfoto bersama

Untuk kelas Perkutut Warna, juara pertama dimenangkan Oscadon amunisi Ridwan Ponorogo, yang ada tiang nomor 34. Kemudian juara dua jadi milik Kenthongan andalan Ribut Tuban, yang berada di nomor gantangan 36. Dan tempat ketiga diraih oleh Blac orbitan Abah Nganjuk, yang digantang pada nomor 40.

“Saya dan panitia serta mewakili tim juri yang bertugas, mohon ma’af, jika disepanjang pelaksanaan latber tadi masih banyak kekurangan. Mudah-mudahan gelaran berikutnya bisa memberikan yang lebih baik lagi,” tutup Didik. (Ramlee/DD)

By Ramlee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *