Komunitas puter pelung mania Gerbong Maut Bondowoso, kembali menghadirkan gelaran. Acara ini diperuntukkan buat rekan-rekan yang selalu merindukan acara kumpul bareng, pantau bersama puter pelung orbitannya dan menjalin silaturahmi sesama penggemar, penghobi, dan peternak puter pelung di Tapal Kuda.

Acara yang masuk agenda Pengcab PPPPSI Bondowoso itu digelar pada Minggu, 26 April 2026 dengan lokasi di Gantangan Gerbong Maut Pemkab Bondowoso di Pasar Hewan Terpadu Selolembu, Kec Curahdami-Bondowoso. Seperti pada gelaran sebelumnya, acara tetap sama, yakni membuka partai kelas Utama, Madya, dan Pemula.

Tim Gerbang Maut Bondowoso

Menurut Ketua Pelaksana, H. Ichwanto , tujuan dari acara ini. adalah menjalin tali silaturahmi penghobi puter pelung di wilayah Tapal Kuda. H. Ichwanto terus melakukan aksi nyata dan positif, menjadikan organisasi hobi puter pelung sebagai wadah menyalurkan hobi dan menyambung rasa memiliki antar komunitas yang ada.

“Hari ini kami kembali mengadakan kegiatan Lomba Puter Pelung Tapal Kuda,” jelas H. Ichwanto Ketua Pengcab PPPPSI Bondowoso. Kegiatan ini sebagai wujud eksistensi dunia hobi puter pelung di Bondowoso dan daerah Tapal Kuda, dengan harapan agar bisa memberikan efek positif pada daerah sekitar.

Anggota keluarga juga dilibatkan dalam kepanitiaan

“Kami berusaha untuk terus menggelorakan hobi puter pelung dengan harapan dan tujuan agar bisa lebih memasyarakat dan bisa ikut terlibat dalam setiap kegiatan,” papar H. Ichwanto. Dengan adanya kegiatan rutin, maka ada harapan untuk bisa mengajak masyarakat agar mau bergabung dalam komunitas penghobi, peternak, dan pelomba puter pelung.

Kegiatan ini murni untuk memberikan wadah agar puter pelung mania bisa tetap eksis menyalurkan hobinya. Seperti pada gelaran-gelran sebelum, acara tetap mendapatkan respon positif dari peserta. Terbukti dari banyaknya burung yang berada di atas gantangan.

Acara dipandu oleh Ibatha yang begitu atraktif

Tiket yang disediakan menjadi serbuan peserta. Memang belum seperti yang diharapkan, tetapi animo para penghobi untuk menghadiri kegiatan lomba masih tetap baik. “Kami mengajak puter pelung mania Tapal Kuda untuk melombakan burung gacoannya di Latber Tapal Kuda yang membuka kelas Utama, Madya, dan Pemula,” jelas H. Ichwanto

Peserta datang dari berbagai kota yang ada di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur. Nampaknya gelaran lomba burung puter pelung inilah yang jadi magnit bagi puter pelung mania untuk datang. Antusias puter pelung mania Tapal Kuda untuk mengikuti acara tersebut terbilang masih cukup besar.

Suasana penjurian Latber Tapal Kuda

“Alhamdulillah keinginan rekan-rekan untuk mengikuti kegiatan ini masih cukup besar,” jelas H. Ichwanto. Ketua Pengcab PPPPSI Bondowoso ini memang getol mengajak daerah-daerah di Tapal Kuda untuk secara rutin membuat kegiatan lomba secara bergantian. Dengan demikian hobi puter pelung tetap bisa berjalan.

Suasana gayeng antar penghobi menjadi pemandangan yang selama ini selalu dirindukan ketika hadir di gantangan. Tidak nampak teriakan berlebihan yang membuat suasana semakin panas. Peserta yang duduk lesehan menikmati benar suara puter pelung di atas gantangan. Suasana yang penuh kedamaian, asyik, dan membuat rasa kekeluargaan semakin kuat.

Penghobi di Tapal Kuda antusias memenuhi undangan Pengcab Bondowoso untuk turun berlomba

Diakhir penjurian, penentuan kejuaraan dilakukan. Untuk podium pertama di kelas Utama berhasil menjadi milik Rahayu andalan Slamet Situbondo, puter pelung ring Arjuna 18 yang berada di gantangan nomor 8. Lalu di tempat kedua ada Raja Tega gaco Danu Situbondo ring W2P yang berada di nomor gantangan 15 dan tempat ketiga diraih Ki Dewo orbitan Rojaa BF Probolinggo ring Neon 171 yang menempati nomor gantangan 7.

Di kelas Madya, podium pertama berhasil di raih Kopral amunisi Abah Yanto Lumajang, puter pelung ring Lokananta 111 yang digantang pada nomor 37. Adidas milik Ibatha Bondowoso ring Ibata 09 yang berada di gantangan nomor 40 raih juara kedua. Tempat ketiga direbut Sengkuni ring Aorora 224 milik Aorora Lumajang di gantangan 38.

Juara tiga besar di kelas Utama

Untuk podium pertama di Pemula berhasil diraih oleh Adidas milik Ibatha Bondowoso yang digantang pada nomor 11. Ki Gettar milik P. Woko Bondowoso yang digantang pada nomor 20 jadi juara kedua. Dan Bintang Sembilan besutan Zakaria Bondowoso menempati nomor gantangan 25 berhasil melengkapi posisi tiga besar.

Diakhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan, kerjasama dan kehadiran peserta sehingga pelaksanaan bisa berlangsung meriah dan penuh dengan semangat. Permintaan ma’af juga disampaikan jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan. “Target ke depan Team Gerbong Maut berencana mengadakan Latpres Puter Pelung,” jelas H. Icwanto. “Diperkirakan pada bulan Juni atau Juli, mohon doanya.” (Ramlee/TM)

By Ramlee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *