Kailan (Brassica oleraceae var. Alboglabra) merupakan jenis tanaman sayuran. Kailan termasuk family kubis-kubisan (Brassicaceae). Tanaman ini juga dikenal dengan nama brokoli cina atau kale cina. Sayuran ini diduga berasal dari Tiongkok dan telah dibudidayakan sejak lama di sana. Kailan diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar abad ke-17.

Kailan termasuk tanaman horitkultura bernilai ekonomi tinggi. Meskipun masih tergolong tanaman sayur baru, kailan memiliki prospek yang bagus. Umumnya sayuran ini dikonsumsi oleh kalangan menengah keatas, terutama yang menyukai masakan Tionghoa.

Sayur kalian ini lazim ditumis dengan bumbu jahe dan bawang putih, atau direbus dan dihidangkan dengan saus tiram. Daun maupun batang dari kailan dapat dimakan, biasanya dipotong-potong kecil sebelum dimasak.

Tanaman sayur kailan

Nama kailan atau gai-lan merupakan pelafalan dalam bahasa Kanton. Umumnya kailan di jual di supermarket-supermarket dan jarang sekali di pasar tradisional. Kailan memiliki rasa yang lezat dan banyak dikenal karena manfaat kesehatannya.

Baca juga : Sawi, Sayuran Favorit Masyarakat Indonesia

Umumnya batang kalian tegak dan memiliki jenis batang yang pendek, walaupun ada batang yang panjang dan batangnya mengandung banyak air. Tanaman Kailan mempunyai batang bewarna hijau kebiruan, bersifat tunggal dan bercabang pada bagian atas. Warna batangnya mirip dengan kembang 7 kol.

Bunga tanaman kailan

Batang kailan dilapisi oleh zat lilin, sehingga tampak mengkilap pada batang tersebut akan muncul daun yang letaknya berselang seling. Di sekeliling batang hingga titik tumbuh terdapat tangkai daun yang bertangkai pendek.

Daun berbentuk bulat memanjang berwarna hijau kebiruan, relatif tebal, datar, dan mengkilap. Tanaman ini dikenal dengan daun roset yang tersusun spiral kearah puncak cabang tak berbatang. Sebagian besar sayuran kailan memiliki ukuran daun yang lebih besar dan melebar seperti caisin, sedangkan warna daun mirip dengan kembang kol berbentuk bujur telur.

Kailan mempunyai bunga dengan kepala bunga berukuran kecil seperti bunga pada brokoli. Bunga kailan terdapat dalam tandan yang muncul dari ujung batang. Kailan berbunga sempurna dengan enam benang sari yang terdapat dalam dua lingkaran. Umumya memiliki 2 jenis warna bunga yaitu kuning dan putih.

Bentuk biji kailan bulat dan berukuran kecil serta memiliki 2 jenis warna coklat sampai warna agak kehitaman. Biji-biji yang terdapat di buah merupakan salah satu bibit yang nantinya akan tumbuh menjadi tanaman kailan.

Biji tanaman kailan

Tanaman kailan memiliki akar tunggang dengan cabang-cabang akar yang kokoh, dapat menembus kedalaman tanah sampai 20-30 cm. Cabang akar (akar sekunder) tumbuh dan menghasilkan akar tersier yang berfungsi menyerap unsur hara dari dalam tanah.

Baca juga : Kembang Kol, Sayuran Kaya Nutrisi

Tanaman kailan dapat tumbuh dengan baik di bawah kondisi cerah dalam kondisi lembab dan tanah berdrainase baik. Kailan dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis. Suhu optimal tanaman kailan berkisar 25-30 derajat Celcius untuk perkecambahan.

Kailan merupakan sayuran hijau yang kaya nutrisi

Dan 18-28 derajat Celcius untuk suhu rendah yang dapat memacu pembungaan dini dan juga diperlukan untuk pengembangan bunga secara lengkap. Tanaman kailan untuk dapat tumbuh dengan baik dan berproduksi tinggi memerlukan pH 5.5 s/d 6.5 dan cukup tersedia unsur hara.

Dengan pH tanah optimum untuk tanaman kailan adalah 6,0-7,0. Keasamaan tanah untuk tumbuh kembang tanaman kailan tidak boleh lebih rendah dari 5,0. Jika pH tanah terlalu rendah, produksi kailan juga akan kecil.

Panen kailan sudah dapat dilakukan 35 – 56 HST (Hari Setelah Tanam). Waktu panen terbaik di pagi atau sore hari untuk meminimalkan stres air, dan diikat 5 sampai 7 tanaman.Batang utama yang siap panen memiliki panjang 10-15 cm dan lebar 1,5-2,0 cm.

Cara pemanenan dilakukan dengan mencabut tanaman dengan akarnya dan kemudian dibersihkan dengan air. Kailan yang sudah dipanen segera dicuci. Kailan tidak boleh lama-lama terkena sinar matahari karena akan mengalami kelayuan.

Budidaya kailan skala rumah tangga

Setelah dicuci, tanaman kailan disortasi. Tanaman kailan yang diambil adalah tanaman kailan yang penampakannya bagus, seperti warna daun hijau, daun tidak bolon dan robek, dan batang tidak ada yang patah. Setalah dipilih tanaman yang baik, selanjutnya dilakukan pengemasan.

Baca juga : Bayam, Salah Satu Jenis Sayuran Paling Menyehatkan

Tanaman kailan masih merupakan jenis sayuran famili kubis-kubisan sperti brokoli dan kol (Brassicaceae), sehingga sering dianggap jenis sawi hijau, sama seperti caisim, atau pock choy. Padahal semua sawi hijau juga masuk ke dalam jenis kubis-kubisan.

Tumis kailan yang menggugah rasa

Perbedaaan kailan dengan kubis kepala, kubis kailan pernah dapat membentuk kepala dan hanya berbentuk daun biasa sehingga kailan sering disebut kubis daun. Hampir semua bagian tanaman kailan dapat dikonsumsi yaitu batang dan daunnya sama seperti pokchoy.

Tanaman kailan merupakan jenis sayuran yang memiliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh sehingga mempunyai prospek yang tinggi untuk dikembangkan. Dalam 100 gram bagian kailan yang dikonsumsi masyarakat bisa mengandung 7540 IU vitamin A, 115mg vitamin C, 62mg Ca, dan 2,2mg Fe. Kailan yang segar mengandung banyak air, protein, lemak, kalsium, vitamin A, serat, vitamin B, vitamin C, kalium, dan asam folat. (Ramlee)

By Ramlee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *